Evolusi Spesial Efek film dari masa ke masa

1. 1895: Stop Action

 


Stop Action adalah spesial efek tertua yang di gunakan. Efek ini digunakan pertama pada film “The Execution of Mary, Queen of Scots”.

Teknik ini digunakan ketika ratu akan dihukum pancung, kemudian saat dipancung si ratu di gati oleh dummy.


2. 1903: In Camera Matte

 


In Camera Matte adalah langkah besar dalam spesial efek film beikutnya. Efek ini Pertama digunakan pada film “the Great Train Robbery”.
efek yang digunakan untuk mengaburkan bagian dari suatu gambar dalam sebuah film dan memungkinkan gambar lain untuk diganti, untuk memasukkan detail ke jendela kereta api untuk memberikan efek bergerak.


3. 1907: Glass Shot

 


Teknik Glass Shot pertama kali digunakan pada film “The Missions of California”. Sutrada film tersebut Norman Dawn Menginginkan film sesuai yang ada di benaknya. Untuk melakukan itu, Dawn meletakan kaca di depan kamera dan menggantungkannya. Dampaknya Gambar Lebih Mulus.


4. 1913: Travelling Matte

 


Teknik Travelling Matte ini pertama kali digunakan pada film “Barney Oldfield’s Race for Life”. Dalam film ini Barney harus menyelamatkan perempuan dari sebuah kereta yang melaju kencang. Tentu saja itu terlalu berbahaya untuk menempatkan aktor di jalan kereta melaju, sehingga teknik ini digunakan. teknik ini pada dasarnya menggabungkan beberapa adegan. Jika pada film ini teknik ini digunakan untuk menggabungkan aktor pria yang mengejar si aktris wanita didalam kereta dengan adegan aktris wanita di dalam kereta.


5. 1915: Matte Pinting

 


Teknik ini dipionir oleh lagi Oleh Norman dawn. Pada dasarnya teknik ini berawal dari khayalan tempat yang ingin di ambil gambarnya, tapi tidak ditemukan. jadi dibuatlah Backdrop sesuai khayalan tersebut.

6. 1922: Wiliam Process

 


Efek ini pertama kali digunakan pada film “Beyond the Rocks”.
Setelah bertahun-tahun percobaan, Williams telah menyempurnakan versi pencahayaan yang digunakan terhadap hitam atau putih untuk menghasilkan matte yang akan memungkinkan background yang akan ditambahkan di belakang gambar aslinya. Sampai saat ini efek gambar dipotong cepat sehingga penonton tidak punya waktu untuk melihat kekurangan.


7. 1926: Schufftan Process & Rear Projection

 

 


Kedua Efek ini digunakan pertama kali pada film “Metropolis”.
teknik Schffutan effect merupakan metode tradisional dengan menggunakan cermin untuk menggabungkan live action skala penuh dan miniatur dalam kamera.
Teknik Rear Projection, merupakan teknik penggabungan hasil pengambilan 2 kamera. 1 kamera untuk merekam aktor, 1 lagi untuk merekam background.


8. 1947: Cloud Tank

 


teknik ini pertama kali digunakan pada film “The Beginning or the End” digunakan untuk membuat ulang ledakan bom ataom. Pada dasarnya teknik ini menggunakan larutan garam berbagai kerapatan untuk menghasikan kepulan asap.


:9. 1948: Motion Control

 


Teknik ini merupakan langkah besar dalam perfilman dunia. Pada dasarnya teknik ini itu hanay membuat kamera bisa bergerak kemana yang kita inginkan agar angle gambar lebih bagus.
Banyak Film yang menggunakan teknik ini. bahkan sampai sekarang.

10. 1968: front projection

 


teknik ini merupakan metode simultan syuting pemain di studio dan gambar latar belakang pra-difilmkan yang diproyeksikan ke latar belakang yang sangat reflektif dari depan.
film pertama yang menggunakan teknik ini adalah “2001: A Space Odyssey” di tahun 1968.


11. 1978: Zoptics

 


Zoptics adalah variasi imaginitive dari proyeksi depan. Pertama digunakan dalam “Superman” teknik ini memungkinkan untuk penerbangan jarak Superman yang akan dicapai dalam sebuah studio kecil tanpa masalah. Untuk melakukan hal ini lensa zoom pada kamera dihubungkan dengan lensa zoom pada proyektor


12. 1980: Electronic Composite

 


Electronic Composite diciptakan oleh Barry Nolan. Nolan menghabiskan satu juta dolar untuk membangun sistem compositing pertama di dunia resolusi Film elektronik. Sistem ini scan film, diekstrak matte dari lapisan biru, composited unsur-unsur, dan difilmkan tembakan kembali keluar dari definisi tinggi CRT hitam dan putih melalui filter pemisahan ke warna negatif – seluruhnya dalam format analog.

13. 1981: Introvision

 


Introvision adalah teknik baru pertama kali digunakan dalam film “Outland.” Teknik ini, variasi rumit front projection, secara efektif memungkinkan gambar latar belakang 2-D diproyeksikan akan dibagi menjadi berbagai bidang. Sehingga seolah-olah pemain melakukan adegan di tempat tersebut.


14. 1985: 3D Computer Graphics in a Composite

 


Teknik ini menapilkan animasi 3D dalam film. Film pertama yang menggunakan efek ini adalah “Young Sherlock Holmes”.


15. 2009: Live-Action 3D

 


Film yang pertama menggunakan tekknik ini adalah “Avatar”.
Sebelumnya, 3-D hanya dianggap sebagai gimmick film, tapi Cameron merancang kamera dual-fungsi untuk menghasilkan gambar tersebut

Sumber : Kaskus.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s