Image

Patung Virus dan Bakteri yang Terbuat dari Kaca oleh Luke Jerram

Ketika kita mendengar kata-kata virus mematikan pasti lah kita tak mau memikirkan bagaimana complicated nya suatu struktur dari virus itu. Namun seniman dari UK, Luke Jerram berhasil meng-investigasi bagaimana rumit nya struktur dari virus tersebut. Jerram juga membuat tampilan visual yang akurat dari virus itu dan merubahnya menjadi patung yang terbuat dari kaca, yang tentu saja ukurannya dibuat lebih besar dari ukuran virus sebenarnya.
Happy reading

1:Escherichia coli

adalah salah satu jenis spesies utama bakteri gram negatif. Pada umumnya, bakteri yang ditemukan oleh Theodor Escherich ini dapat ditemukan dalam usus besar manusia. Kebanyakan E. Coli tidak berbahaya, tetapi beberapa, seperti E. Coli tipe O157:H7, dapat mengakibatkan keracunan makanan yang serius pada manusia yaitu diare berdarah karena eksotoksin yang dihasilkan bernama verotoksin. Kalau tidak salah pernah juga ditemukan di dalam Daging hamburger suatu franchise terkemuka.

Original

 

 2: HIV
Virus imunodifisiensi manusia[1] (bahasa Inggris: human immunodeficiency virus; HIV ) adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS.[2] Virus ini menyerang manusia dan menyerang sistem kekebalan (imunitas) tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan infeksi. Tanpa pengobatan, seorang dengan HIV bisa bertahan hidup selama 9-11 tahun setelah terinfeksi, tergantung tipenya. Dengan kata lain, kehadiran virus ini dalam tubuh akan menyebabkan defisiensi (kekurangan) sistem imun.
Penyebaran virus ini sangat mudah, salah satu nya adalah melalui sex.
Tapi perlu diingat, jangan lah menjahui orang yang tertular penyakit ini. Kamu nga akan mungkin dah tertular, selama kamu nga ngelakuin hal yang aneh ya,, terutama berhubungan sejenis,

Original

 

3:T4 Bacteriophage
Bakteriofag berasal dari dua kata (Latin: bacteria dan Yunani: φαγεῖν phagein “dimakan”). Dari asal kata tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa bakteriofag merupakan virus yang menyerang bakteri. Bacteriofag ditemukan oleh Twort (1916) dan d’herlle (1917)
Jadi T4 Virus, adalah virus yang menyerang bakteri, khususnya bakteri Eschericia coli (E. coli), merupakan bakteri yang hidup pada saluran pencernaan manusia.
Liat  nomor 1
Original

 

4:Giardia
Giardia lamblia (sinonim dengan Lamblia intestinalis dan Giardia duodenalis) adalah protozoa parasit flagellata yang berkoloni dan bereproduksi di usus kecil, menyebabkan penyakit giardiasis. Giardia menyerang manusia, tetapi juga dapat menyerang kucing, anjing, burung, sapi, berang-berang, rusa dan domba.
Giardiasis — umumnya disebut demam berang-berang — adalah penyakit yang disebabkan oleh protozoa flagellata Giardia lamblia.[1] Organisme giardia menghuni saluran pencernaan pada hewan jinak dan buas, dan juga manusia. Penyakit ini menyebabkan gastroenteritis pada manusia, menginfeksi sekitar 200 juta orang di seluruh dunia.

Original

 

5: Untitled Future Mutation
Ini merupakan virus fiksi atau buatan, virus masa depan yang “belum” tentu akan lahir.
Jadi virus ini belum tentu berbahaya ataupun bermanfaat.

 

6:Ebola
Penyakit virus ebola (EVD) atau demam berdarah Ebola (EHF) adalah penyakit pada manusia yang disebabkan oleh virus Ebola. Gejalanya biasanya dimulai dua hari hingga tiga minggu setelah terjangkit virus, dengan adanya demam, sakit tenggorokan, nyeri otot, dan sakit kepala. Biasanya diikuti dengan mual, muntah, dan diare, serta menurunnya fungsi liver dan ginjal. Pada saat itu, beberapa orang mulai mengalami masalah pendarahan.
Virus mungkin didapatkan melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh hewan yang terinfeksi (biasanya monyet atau kelelawar).[1] Penyebaran lewat udara belum pernah tercatat dalam lingkungan alami.[2] Kelelawar buah diyakini dapat membawa dan menyebarkan virus tanpa terjangkit. Begitu terjadi infeksi pada manusia, penyakit ini dapat menyebar pada orang-orang. Pria yang selamat dari penyakit ini dapat menularkannya lewat sperma selama hampir dua bulan. Untuk membuat diagnosis, biasanya penyakit lain dengan gejala serupa, seperti malaria, kolera dan demam berdarah virus lainnya harus dikecualikan terlebih dahulu. Untuk memastikan diagnosis, sampel darah diuji untuk antibodi virus, RNA virus, atau virus itu sendiri.[1]
ini Virus lagi popular banget nih… ada yang mau pergi ke Afrika?

Original

 

7: Ev71
Enterovirus 71 adalah virus dari genus Enterovirus (Virus yang menyerang Manusia dan Mamallia) pada keluarga Picornaviridae, dikenal atas perannya pada penyakit Neurologi Anak. Enterovirus 71 menyebabkan penyakit semacam Polio, sehingga menimbulkan kelumpuhan permanen.

Original

 

8: SARS Corona Virus
The SARS coronavirus, Kadang disingkat SARS-CoV, adalah virus yang menyebabkan severe acute respiratory syndrome (SARS).
Koronavirus adalah virus dari familia Coronaviridae yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia, mamalia, dan burung.
Sindrom Pernapasan Akut Berat (bahasa Inggris: Severe Acute Respiratory Syndrome, SARS) adalah sebuah jenis penyakit pneumonia. SARS pertama kali muncul pada November 2002 di Provinsi Guangdong, Tiongkok. SARS sekarang dipercayai disebabkan oleh virus SARS. Sekitar 10% dari penderita SARS meninggal dunia.

Original

 

9: Salmonella
Salmonella adalah suatu genus bakteri enterobakteria gram-negatif berbentuk tongkat yang menyebabkan tifoid, paratifod, dan penyakit foodborne.[1] Spesies-spesies Salmonella dapat bergerak bebas dan menghasilkan hidrogen sulfida.[2] Salmonella dinamai dari Daniel Edward Salmon, ahli patologi Amerika, walaupun sebenarnya, rekannya Theobald Smith (yang terkenal akan hasilnya pada anafilaksis) yang pertama kali menemukan bakterium tahun 1885 pada tubuh babi.

Original

 

10: Swine Flu
Flu babi (Inggris:Swine influenza) adalah kasus-kasus influenza yang disebabkan oleh virus Orthomyxoviridae yang endemik pada populasi babi. Galur virus flu babi yang telah diisolasi sampai saat ini telah digolongkan sebagai Influenzavirus C atau subtipe genus Influenzavirus A[1]
Babi dapat menampung virus flu yang berasal dari manusia maupun burung, memungkinkan virus tersebut bertukar gen dan menciptakan galur pandemik.
Flu babi menginfeksi manusia tiap tahun dan biasanya ditemukan pada orang-orang yang bersentuhan dengan babi, meskipun ditemukan juga kasus-kasus penularan dari manusia ke manusia.[2] Gejala virus termasuk demam, disorientasi, kekakuan pada sendi, muntah-muntah, dan kehilangan kesadaran yang berakhir pada kematian[3] Flu babi diketahui disebabkan oleh virus influenza A subtipe H1N1[4] H1N2,[4] H3N1,[5] H3N2,[4] dan H2N3.[6]


Original

 

11: Human Papilloma Virus

Virus papiloma manusia adalah virus yang menyerang kulit dan membran mukosa manusia dan hewan. Lebih dari 100 jenis virus papiloma manusia telah diidentifikasikan.

Beberapa jenisa virus papiloma dapat menyebabkan kutil, sementara lainnya dapat menyebabkan infeksi yang menyebabkan munculnya lesi. Semua HPV ditransmisikan melalui hubungan kulit ke kulit.


Original

 

12: Malaria

Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit bernama Plasmodium.[1] Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi parasit tersebut.[2] Di dalam tubuh manusia, parasit Plasmodium akan berkembang biak di organ hati kemudian menginfeksi sel darah merah yang akhirnya menyebabkan penderita mengalami gejala-gejala malaria seperti gejala pada penderita influenza, bila tidak diobati maka akan semakin parah dan dapat terjadi komplikasi yang berujung pada kematian .

Penyakit ini paling banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis di mana parasit Plasmodium dapat berkembang baik begitu pula dengan vektor nyamuk Anopheles. Daerah selatan Sahara di Afrika dan Papua Nugini di Oceania merupakan tempat-tempat dengan angka kejadian malaria tertinggi.


Original

 

13:Amoeba
Ameba atau amuba adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan protista yang bergerak dengan pseudopodia, atau merujuk pada genus yang meliputi spesies yang bergerak dengan mekanisme tersebut.

Original

 

14: Smallpox
Smallpox adalah penyakit menular yang disebabkan oleh dua jenis virus, Variola major dan Variola minor.
Variola atau cacar adalah penyakit menular pada manusia yang disebabkan oleh virus Variola major atau Variola minor.[1] Penyakit ini dikenal dengan nama Latinnya, Variola atau Variola vera, yang berasal dari kata Latin varius, yang berarti “berbintik”, atau varus yang artinya “jerawat”.
Variola muncul pada pembuluh darah kecil di kulit serta di mulut dan kerongkongan. Di kulit, penyakit ini menyebabkan ruam, dan kemudian luka berisi cairan.


Original

 

15: Sperma
Spermatozoid atau sel sperma atau spermatozoa (berasal dari bahasa Yunani kuno: σπέρμα yang berarti benih, dan ζῷον yang berarti makhluk hidup) adalah sel dari sistem reproduksi laki-laki. Sel sperma akan membuahi ovum untuk membentuk zigot. Zigot adalah sebuah sel dengan kromosom lengkap yang akan berkembang menjadi embrio.
Kalau ada laki-laki yang nga tau, berarti kau masih Innocent anak ku..
Original
Sumber : http://www.demilked.com/virus-glass-sculptures-luke-jerram/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s