Image

Surga Kecil Jatuh di Papua

Papua memang dunia penuh petualangan, tanah yang begitu luas yang penuh keindahan. Selain Kepulauan Raja Ampat dan Danau Sentani, Papua masih memiliki banyak keindahan yang belum tereksplorasi. Sayang sampai saat ini perhatian pemerintah akan eksotisme Papua masih sangat kurang

Berikut ini adalah sebagian kecil dari eksotisme Papua, yang masih terabaikan

1. Taman Laut Kepulauan Ambai yang Amboi

Taman laut ini terdiri dari beberapa pulau. Bisa dicapai dari darat (timur Kota Serui) melaluia Desa Ambai Diru namun lebih mudah melalui laut (menyewa kapal). Di taman laut ini, kegiatan utama adalah snorkeling dan diving. Di sela-selanya, bisa singgah di beberapa pulau berpasir putih. Bawa sendiri makanan, minuman dan alat snorkeling atau menyelam.
Harga Tiket Masuk : Rp. 0
Jam Beroperasi : –

2. Danau Paniai

Danau Paniai merupakan salah satu danau yang patut untuk dikunjungi di Provinsi Papua. Pemandangan yang cantik khas pulau ujung timur Indonesia siap menghipnotis Anda. Objek wisata ini berada di wilayah Kecamatan Paniai timur, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua.

Air danau yang biru berkolaborasi dengan sinar matahari menjadi pemandangan mata yang jarang kita temukan di kota-kota besar sekaligus memanjakan mata.
Selain menikmati keeksotisan Danau Paniai dari pinggir danau, Anda dapat mencoba suasana lain, seperti memancing atau menyewa perahu kepada penduduk sekitar untuk mengelilingi danau yang luas itu.

Selain menikmati biru danau dan gemericik air yang dibelah laju perahu, Anda dapat juga menggunakan momen tersebut untuk mengabadikan kawasan danau dari berbagai sisi.

3. Air Terjun Wapsdori

Air Terjun Wapsdori adalah salah satu potensi alam yang ada di Provinsi Papua. Memiliki ketinggian sekitar 12 meter, lokasi ini memiliki panorama alam yang sangat indah dan memesona. Air terjun ini memiliki lokasi di Kecamatan Biak Barat, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua.

Wisata tirta ini memiliki air terjun yang sangat cocok untuk pemandian alam. Keunikan yang dimiliki oleh Air Terjun Wapsdori ialah bahwa sebenarnya air terjun ini merupakan aliran air Sungai Wardo yang “luber” di atas dua buah batu berbentuk bulat dengan ukuran yang sangat besar.

Dengan aliran yang tidak terlalu deras, wisatawan bisa mandi dan berenang di tempat ini. Selain itu, wisatawan juga dapat berjalan-jalan menyusuri hutan yang berada di tepi sungai.

4.Danau Giji

Danau Giji merupakan danau yang memiliki pemandangan indah berbalut udara sejuk. Danau ini terletak di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. Kawasan ini merupakan tempat yang memiliki wisata dan lokasi yang memiliki nilai sejarah.

Di dekat Danau Giji juga terdapat Danau yang tidak kalah indahnya, yaitu Danau Anggi Gita. Sayang, kedua danau ini terpisahkan oleh gunung. Andai saja tidak terpisahkan oleh gunung, Danau Giji dengan Danau Anggi Gita merupakan gabungan dari dua danau yang sangat indah.

Kedua danau tersebut sama-sama berada di kawasan pegunungan Arfak pada ketinggian 2.030 meter di atas permukaan laut. Keduanya juga menyajikan keindahan alam yang sangat memesona.

5. Berenang di Kegelapan Pulau Mansurbabo

Pulau sempit ini berdiri di atas Atoll Mansurbabo, sebuah atoll yang menjadi zona inti ekologis Kepulauan Padaido, Biak. Pasirnya putih, airnya jernih dan ketika air asang, berenang di pantai di sekitar pulau ini sungguh menyenangkan. Pulau ini bisa dicapai dengan menyewa kapal kayu, menempuh perjalanan sekitar satu setengah hingga dua jam. Kegiatan lain – dan lebih asyik – adalah snorkeling dan diving. Tidak ada penduduk di pulau ini, jadi bawa sendiri seluruh keperluan Anda. Jika ingin merasakan menginap di pulau, sebelum sore Anda bisa melanjutkan perjalanan ke Pulau Nusi. Di sana tersedia homestay yang dikelola oleh penduduk.

6. Taman Nasional Teluk Cendrawasih

Teluk Cenderawasih menawarkan pemandangan terumbu karang, yang jika ditotal, memakan area seluas 70.000 hektare. Di sekitar pulau Rumberpon, ada bangkai pesawat tempur Jepang masa Perang Dunia II yang juga menarik untuk dikunjungi. Selain itu, ada 209 jenis ikan dan 4 jenis penyu yang tinggal di Teluk Cenderawasih. Pokoknya, tak akan habis-habisnya deh, kita memfoto objek-objek di taman laut Teluk Cendrawasih ini.
Nah, bintang dari Teluk Cenderawasih sebenarnya adalah hiu paus. Ikan hiu ini memiliki tubuh sebesar paus, dengan panjang sampai 14 meter. Juga seperti paus, ikan ini hanya memakan binatang kecil dan sangat jinak. Para non-diver di Teluk Cendrawasih ini cukup beruntung, karena ikan terbesar di dunia ini sering juga berenang ke dekat permukaan laut dan sehingga bisa ikut dinikmati dari atas permukaan laut.

7. Mengenal Lebih Dekat Hiu Paus di Nabire

Untuk bisa berenang bersama dengan raksasa laut ini, pengunjung diharapkan tiba di bagan-bagan ikan pagi hari saat ikan-ikan ini naik ke permukaan mencari makan. Namun, jika terlambat datang, bisa juga minta bantuan nelayan bagan untuk memberi makan ikan hiu paus dan mereka biasanya akan naik ke permukaan. Ada sekitar tujuh bagan berjarak k.l. 100-200 meter. Jika hiu aus tidak ada di satu bagan, coba di bagan lainnya. Dari Kota Nabire, bagan-bagan ini bisa ditempuh selama satu jam dengan speed boat bermesin ganda.

8. Sarawandori, Danau dan Laut Jadi Satu

Danau yang terhubung dengan laut ini terletak di utara Kota Serui, Yapen. Dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi (motor atau mobil). Kondisi di sekeliling danau berbeda-beda. Mulai dari hutan rimbun berbatu terjal. Bukit kapur yang licin dan mudah lepas. Hingga pantai landai berbatu kecil. Untuk menikmati danau ini, ada sebuah lokasi bernama Borobudur dimana pengunjung isa melihat hampir seluruh sisi danau. Tapi, pemandangan terbaik justru dapat dilihat dari sebuah gereja yang terletak di atas sebuah bukit kapur, persis di desa di tepi danau. Dari sini, hampir seluruh sisi danau terlihat, begitu pula dengan teluk dan lautan lepas. Pengunjung bisa menjelajah danau in dengan meminjam (dengan donasi secukupnya) sampan milik penduduk.

9. Salju Abadi Puncak Jayawijaya

Puncak ini merupakan puncak gunung yang cukup unik karena karena puncak ini diselimuti oleh salju abadi. Salju abadi di Puncak Jayawijaya merupakan satu dari tiga padang salju di daerah tropis yang terdapat di dunia.

Di Indonesia ini yang dilalui oleh garis katulistiwa, tentu sangat mustahil dan sulit untuk dimengerti jika ada salju di negri ini.

Cartenz Pyramid merupakan salah satu puncak bersalju tersebut. Puncak tertinggi di asia Tenggara dan Pasifik ini, berada di rangkaian Pegunungan Sudirman. Puncak ini juga terdaftar sebagai salah satu dari 7 puncak benua (seven summit) yang sangat fenomenal dan menjadi incaran para pendaki gunung di dunia. Puncak Jayawijaya ini terletak di Taman Nasional Laurentz, Papua.

Namun yang disayangkan, salju abadi ini diperkirakan bakal menyusut, bahkan mengering. Dalam sejumlah penelitian disimpulkan bahwa endapan es di pegunungan ini dari tahun ke tahun mengalami penyusutan yang serius. Penyusutan tersebut di akibatkan oleh pemanasan global. sehingga bukan tidak mungkin kelak pegunungan ini akan kehilangan salju seperti yang terjadi pada gunung Kilimanjaro di Tanzania.

ini ada bonus bunga anggrek asli Papua

One comment on “Surga Kecil Jatuh di Papua

  1. Pingback: Taman Nasional Teluk Cendrawasih – ciscarenata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s