Kota-kota didunia yang paling ramah buat SEPEDAAN

Ride a bicycle for distances under e.g. 10km. Consider a bus or train for longer distances.


11. Tokyo-Jepang
Jalan-jalan sempit, ramai dan berliku di Tokyo mungkin bukan lingkungan yg ramah buat sepeda, tetapi yg jelas bahwa orang2 Jepang tidak terlalu peduli tentang semua hambatan untuk bersepeda. Kota ini sebenarnya penuh dengan sepeda dan begitu anda duduk diatas sadel, anda akan menemukan bahwa bersepeda diTokyo tidaklah seram seperti yang terlihat pada pandangan pertama. Banyak orang sebenarnya yg besepeda di trotoar disebabkan kurangnya jalan buat jalur sepeda karena ruang yg terbatas. Area parkir bertingkatpun dibangun untuk sepeda, yang disebut “bike trees”, di seluruh kota.

10. Ottawa– Canada 
Ottawa, ibukota Canada mempunyai jumlah komunitas bersepeda terbesar di Amerika Utara. Hampir 3% dari penduduk kota menggunakan sepeda berangkat kerja dan 170 km jalur sepeda melalui kota sepanjang sungai Ottawa, Rideu, dan Canal rideu. Pemerintah kota terus-menerus meningkatkan fasilitas jaringan jalur sepeda dan penyimpanan sepeda. Sebagian besar Bus angkutan umum sudah memiliki rack buat sepeda serta penyelenggara2 di event festival2 terbesar menyediakan tempat parkir sepeda gratis.
Spoiler for 9
9. Paris-Prancis
Paris masuk ke daftar “kota paling bersahabat dengan sepeda di dunia” berkat sistem hebat yang dikenal sebgai Vélib (vélo libre or vélo liberté) berarti bersepeda gratis atau kebebasan bersepeda dan hal itu benar2 membantu untuk mendapatkan kebebasan (dalam hal transportasi) di kota metropolis yg penuh sesak. Program sewa sepeda publik diluncurkan tahun 2007 (10.000 sepeda diperkenalkan ke Paris dengan hampir 1.000 stasiun rental sepeda). Saat ini ada sekitar 20.000 sepeda di seluruh pusat kota dan lebih dari 1.400 stasiun. sewa sepeda tersebut dibayar dengan kartu kredit atau debit, dan kabar baiknya adalah 30 menit pertama bisa dinikmati secara gratis.

8. BaselSwiss
Basel – Swiss sebenarnya adalah sebuah negara super ramah buat bersepeda. Basel, kota terpadat ketiga di Swiss adalah salah satu contoh terbaik dari sikap Swiss terhadap pengguna sepeda. Kota dan lingkungan yang indah yang dihubungkan dengan jalur sepeda yang dilengkapi banyak rambu2 lalu lintas sepedda dan jalur berbelok ke kiri untuk sepeda. Swiss jg menawarkan jaringan Veloland Schweiz – jalur sepeda khusus yang menghubungkan bagian lain dari negeri itu.

7. Berlin – Jerman
Berlin yang jg sebagai pusat budaya Jerman adalah sebuah kota roda dua. Kurang dari 50% dari penduduk Berlin yg memiliki mobil, sehingga bersepeda adalah cara untuk berkeliling kota. 13% dari total jalur lalu lintas dikembangkan untuk sepeda dan pemerintah kota berniat untuk meningkatkan menjadi 15% pada tahun 2010. Ada 620 km jalur sepeda di Berlin dan 710 sepeda per 1.000 penduduk. Kota ini juga dilengkapi dengan sistem penyewaan sepeda yg dijalankan oleh Verkehrsbetriebe Berliner & Deutsche Bahn.

6. Lund-Swedia
Lund adalah kota di Swedia yang paling ramah buat bersepeda. Swedia menyebutnya sebagai kota sepeda dan hal itu benar-benar kelihatan dari banyaknya sepeda daripada orang . Lund adalah salah satu kota Universitas dengan jumlah mahasiswa yg banyak dan mayoritas adalah pengendara sepeda. Musim dingin ringan dan merata, menjadikan bersepeda adalah cara alami untuk berkeliling kota. Sejak tahun 1997 pemerintah Lund’s telah bekerja mengimplementasikan sistem program LundaMaTs-program ini bertujuan untuk meningkatkan lalu lintas sepeda di daerah perkotaan Lund sebesar 70% pada tahun 2020 dan ingin melihat lalu lintas mobil turun 5% pada tahun 2020.

5. Barcelona-Spanyol
Tanggal 22 Maret 2007, Pemerintah Kota Barcelona memulai program Bicing service, sebuah layanan sepeda sebagai transportasi umum. Setelah pengguna memiliki kartu Bicing service, mereka dapat mengambil sepeda dari salah satu stasiun dari 100 stasiun yg menyebar di seluruh kota dan menggunakannya di mana saja di daerah perkotaan, dan kemudian bisa meninggalkannya di stasiun lain. Dewan Kota Barcelona bekerja siang dan malam untuk memperluas, merasionalisasi dan meningkatkan jaringan dan jalur sepeda di kota. Barcelona telah menciptakan sebuah “green ring” yang mengelilingi area metropolitan Barcelona dengan jalur sepeda. Saat ini ada 3.250 tempat parkir untuk sepeda di jalanan. Dewan Kota Barcelona jg membangun parkiran baru bawah tanah untuk sepeda, ini merupakan bagian dari program percontohan u/ mencegah pencurian dan memberikan keamanan bagi bikers.Bulan September, bertepatan dengan Car Free Day, the Sustainable and Safe Mobility Week, di mana seharian didedikasikan u/ sepeda. Bike Week diadakan untuk kali pertama antara 21 & 26 Mei 2002. Ini adalah langkah maju lainnya disepanjang jalan yang sama dimulai dengan Festival Sepeda, yang diintegrasikan ke dalam Bike Week.

4. Davis- USA
Kota kecil berpenduduk 65.000 orang memiliki lebih dari 100 mil jalur sepeda dan rute buat sepeda.17% dari penduduk kota Davis pulang pergi untuk bekerja dengan sepeda. Davis adalah salah satu kota pertama di US yg secara aktif mulai merencanakan untuk dan memasukkan sepeda ke dalam infrastruktur transportasi. Warga Kota memilih untuk menyingkirkan bus sekolah umum beberapa tahun lalu krn begitu banyak anak berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah. Davis memiliki peta sepeda local yang komprehensif dengan tips dan sumber daya penununjang. Peta ini berwarna-warni serta gratis, dan didistribusikan diseluruh kota, universitas, dan toko2 sepeda lokal. Bersepeda adalah inti identitas masyarakat dan logo kota ini sepeda. Sepeda di Davis melebihi mobil dan merupakan satu-satunya tempat untuk mendapatkan status platinum dalam daftar teratas kota Sepeda Bicycle Friendly Community. Kota ini memiliki sejumlah terowongan untuk pengendara sepeda untuk menikmati pengalaman terbaik di seluruh kota.

3. Trondheim- Norwegia
Trondheim adalah kota ketiga terbesar di Norwegia. Lift sepeda di Trondheim yang bekerja seperti lift ski dipuji oleh pengguna sepeda sebagai penemuan yang keren . Solusi inovatif tersebut benar2 membuyarkan mimpi buruk bersepeda saat mendaki bukit atau tanjakan. Kota ini jg menawarkan jaringan luas jalur sepeda disebagian besar jalan raya. Ada jg sejumlah jembatan bersepeda yang menawarkan jalan pintas dibandingkan dengan jalur mobil. Saat ini sekitar 18% dari penduduk kota menggunakan sepeda mereka untuk pergi ke sekolah atau bekerja setiap hari.

2. Copenhagen-Denmark
Bersepeda di Copenhagen adalah sebuah budaya. Danes adalah para pencandu sepeda seperti para pecandu Carlsberg & sebagian besar dari mrk merasa tidak mempunyai nilai jika hidup tanpa sepeda. Sekitar 1/3 dari penduduk Copenhagen bekerja dengan sepeda, dan menggunakan jaringan luas jalur sepeda yang mulus dan mudah yang ada di kota. Angin, hujan dan salju tampaknya tidak mengganggu para pengguna sepeda & tetap naik sepeda siang dan malam sepanjang tahun. Kota ini juga menawarkan sistem penyewaan sepeda gratis, sepeda untuk umum dapat ditemukan di setiap sudut kota dan disewakan dengan mendepositkan 20 DKK (Rp:32 ribu) dan uang deposit tersebut akan kembali setelah sepeda dikembalikan.

1.Amsterdam- Belanda
Amsterdam dikenal sebagai ibukota sepeda di dunia, memiliki 40% trafik berlalu lintas mengunakann sepeda. Selain itu, mengemudi mobil di kota ini seperti merepotkan & biaya parkir yang mahal, banyak jalan satu-arah atau tertutup untuk mobil. Mereka telah menciptakan sebuah kota ramah sepeda yg mempromosikan sehat, gaya hidup lebih aktif bagi penduduknya. Jaringan luas rute sepeda yang aman, cepat dan nyaman telah dikembangkan, keselamatan jalan pesepeda jg ditingkatkan, program pencegahan pencurian sepeda didirikan serta jumlah gudang sepeda meningkat.

Sumber :

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6228404

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s