5 Situs Geologi Menarik di Amerika Serikat

Para peneliti telah belajar dan bekerja untuk mengetahui asal-usul bumi dan kandungan yang terdapat di dalam bumi ini, termasuk salah satunya para ahli geologi. Mengetahui apa yang bisa terjadi pada bumi saat alam membuatnya berevolusi merupakan sesuatu yang dapat kita pelajari untuk lebih mengenal tempat tinggal kita ini. Berikut 5 situs geologi menarik di Amerika Serikat:

1. Lava Beds National Monument, California


Batu vulkanik adalah batuan yang dihasilkan dari proses pengkristalisasian magma yang terjadi di luar penghasil magma (gunung barapi). Anda bisa merasakan kekuatan semburan gunung berapi yang memuntahkan banyak material melalui batuan vulkanik di sekitarnya.
Paparan Medicine Lake Volcano di perbatasan utara California telah meletus selama setengah juta tahun lalu. Gunung berapi telah menghasilkan beberapa situs Geologi masa lampau yang mengagumkan, yang dapat diakses di Lava Beds National Monument.
Anda dapat melihat tuf (abu yang dipadatkan), arus panjang pahoehoe (kental, lava bulat) dan aa (batu runcing). Tapi yang menjadi sorotan dari monumen nasional ini adalah lava tabung. Ketika aliran lavi ini mengalir ke saluran, meninggalkan sebuah eksterior lava beku yang indah untuk dikunjungi. Tabung lava ini merupakan tabung lava terpanjang di daratan Amerika Serikat. Bawalah senter untuk mengeksplorasi keindahan situs geologi ini. Beberapa dalam dan cukup gelap.





2. Mammoth Cave National Park, Kentucky


Merupakan gua terpanjang di dunia dan hampir tidak ada yang mendekati rekornya. Sekitar 580 kilometer (360 miles) yang sudah dipijaki oleh peneliti, dan ahli geologi mengestimasi panjangnya sekitar 1030 kilometer (1000 miles).
Gua ini menembus bebatuan gamping yang berumur 350 juta tahun, dan beberapa cangkang dari hewan laut ketika Kentucky masih menjadi lautan landaiDi dalam Mammoth Cave ini anda akan melihat beberapa jenis mineral yang membatu yang menjadi ornament dari gua ini, seperti stalactites, stalagmites, crystals of gypsum, blind fish dan “terowongan tak berdasar” yang biasanya ditunjukan oleh tour guide untuk menakuti anak kecil saat melakukan tur.




3. La Brea Tar Pits, California


Di pusat kot Los Angeles, setelah melewati Willshire Boulevard, terdapat situs geologi yang terbengkalai : kubangan besar minyak mentah yang mempunyai materi yang sama seperti aspal. Aspal dari kubangan itu telah banyak menjerat hewan-hewan—salah satunya burung dara—dan skeleton mereka menjadikan situs ini seperti museum hewan-hewan yang mati pada 40,000 lalu.
Kemudian tak jauh dari kubangan aspal tersebut, terdapat museum yang diberi nama Goerge C Page Museum, nama seorang peneliti yang menghabiskan waktunya untuk La brea Tar Pits. Museum ini menampilkan beberapa skeleton hewan seperti serigala, kucing besar dengan konstruksi gigi yang tajam dan runcing, Columbian mammoths, dan unta. Skeleton-skeleton berjumlah banyak ini benar-benar rapi dilestarikan di dalam museum tersebut. Merupakan tempat yang menarik untuk berdarma wisata tentnag sejarah fauna juga.



[/center]

4. Yellowstone National Park, Idaho, Montana and Wyoming


Taman nasional pertama yang memfokuskan pada wisata gunung vulkanik. Salah satu gunung vulkanik aktif dengan kaldera sebagai puncaknya. Yellowstone merupakan salah satu rantai gugusan pegunungan vulkanik yang aktif. Erupsi terakhir dari gunung ini adalah 70.000 tahun yang lalu tetapi dikabarkan masih ada aktifitas seisimic hydrothermal di taman nasional ini.
Hotspots di sekitar taman ini terdiri dari kawasan aktif vulkanik, sumber air panas, kubangan Lumpur (dengan semburan air panas yang tercampur dengan tanah liat) dan geyser yang menjadi pesona wisata untuk para wisatawan yang mengunjungi. Terdapat 300 geyser di taman nasional ini, tak ada lagi yang menandingi.



5. Grand Canyon, Arizona


Siapa yang tidak mengenal Grand Canyon. Sebuah pemandangan indah yang menjadikan Arizona menarik. Mengunjungi Grand Canyon itu seperti mengunjungi lapisan dari sedimentasi bumi. Anda akan memijakkan kaki pada lapisan bumi yang paling muda sambil melihat lapisan lainnya di sekitar anda melalui tebing-tebing yang terhampar luas di hadapan anda.
Panjang dari Grand Canyon adalah 446 Kilometer (277 miles), dengan lebar 29 kilometer (18 miles) dan memiliki ketinggian maksimal lebih dari 1800 meter. Adalah Theodore Roosevelt yang berperan untuk melestarikan situs geologi ini, dan tak sedikit juga dia mengunjungi Grand Canyon untuk menikmati pemandangannya



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s